RIMAUNEWS.CO.ID, Palembang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. Drs. H. Edward Candra, MH, memimpin Apel Penutup Tahun 2025 di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, Senin (29/12/2025) pagi.
Apel tersebut menjadi momentum refleksi kinerja sekaligus penegasan komitmen ASN dalam menyongsong tahun 2026.
Dalam arahannya, Sekda mengawali sambutan dengan mengucapkan rasa syukur karena seluruh jajaran ASN masih dapat menunaikan kewajiban hingga penghujung tahun 2025.
Ia menyampaikan bahwa aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemprov Sumsel akan kembali berjalan normal pada 5 Januari 2026.
“Alhamdulillah, kita masih dapat menutup tahun 2025 dengan melaksanakan apel. Ini menjadi penanda bahwa kita siap memasuki tahun 2026 dengan semangat, tanggung jawab, dan komitmen yang sama,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang kepada seluruh ASN Pemprov Sumsel yang telah menunjukkan kinerja, dedikasi, serta kedisiplinan yang baik sepanjang tahun 2025.
Ia menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun transisi, seiring dimulainya kepemimpinan Herman Deru–Cik Ujang (HDCU) yang dilantik pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan lima tahun ke depan.
Menurutnya, berbagai capaian berhasil diraih Pemerintah Provinsi Sumsel selama tahun 2025. Sumsel tercatat sebagai salah satu provinsi yang konsisten meraih penghargaan nasional, di antaranya sebagai daerah terbaik dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Selain itu,
Sumsel juga menempati peringkat empat nasional dalam perencanaan pembangunan serta menjadi provinsi unggulan dalam keterbukaan informasi publik.
“Atas berbagai keberhasilan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumsel mengucapkan terima kasih, khususnya kepada jajaran Sekretariat Daerah. Peran Sekda dan seluruh biro ibarat dapur tempat memasak. Meski tidak selalu terlihat langsung, kontribusi semua pihak sangat menentukan keberhasilan tersebut,” tegasnya.
Namun demikian, Gubernur juga mengingatkan bahwa di balik capaian tersebut masih terdapat kekurangan dan target yang belum sepenuhnya tercapai.
Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terhadap perjanjian kinerja dan rencana strategis (Renstra), guna mengidentifikasi hambatan serta melakukan perbaikan ke depan.
Menjelang pergantian tahun, Gubernur kembali menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Menurutnya, kinerja yang baik selalu diawali dari disiplin, yang tercermin melalui sikap, perilaku, kerapian berpakaian, serta kehadiran dan ketertiban dalam apel.
“Tahun baru tidak perlu dirayakan dengan hura-hura dan euforia. Rayakanlah secara sederhana dengan doa. Tidak ada pesta kembang api sebagai bentuk solidaritas dan empati kita kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana,” pungkasnya. (*)









