Efisiensi Anggaran Tak Surutkan Semangat ASN BLK Sekayu Merawat Fasilitas Pelatihan Pemkab Muba

RIMAUNEWS.CO.ID, Muba – Semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap aset daerah ditunjukkan jajaran UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Sekayu. Di bawah arahan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Herryandi Sinulingga, AP, seluruh ASN dan PPPK BLK Sekayu kompak melaksanakan aksi Jumat Bersih.

Kegiatan ini difokuskan pada perawatan dan kebersihan aset pemerintah daerah, mulai dari gedung, ruang kelas pelatihan, hingga area halaman BLK, meskipun tengah berada dalam kondisi efisiensi anggaran.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menyampaikan apresiasi kepada Kepala BLK Sekayu dan seluruh jajaran yang tetap menunjukkan dedikasi tinggi menjaga fasilitas milik Pemkab Muba.

“Saya berterima kasih kepada Tim BLK Sekayu. Saya tekankan kepada Saudara Fairuz selaku Kepala BLK, meskipun kita sedang dalam kondisi nol anggaran akibat efisiensi, namun kita masih menerima gaji dan tunjangan setiap bulan. Oleh karena itu, kinerja tidak boleh menurun. Kebersihan dan kelayakan aset harus tetap terjaga,” ujar Sinulingga.

Ia menegaskan bahwa aset BLK merupakan modal penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Muba, sehingga perawatannya menjadi tanggung jawab bersama melalui budaya gotong royong.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala UPTD BLK Sekayu, Fairuz, turun langsung memimpin kegiatan bersih-bersih bersama ASN dan PPPK di lingkungan BLK Sekayu.

“Sesuai arahan Bapak Kadisnakertrans Muba, kami berkomitmen menjaga kebersihan dan kelayakan aset BLK. Program Jumat Bersih ini kami laksanakan secara rutin sebagai wujud tanggung jawab moral kami sebagai aparatur,” ungkap Fairuz.

Lebih lanjut, Fairuz berharap dedikasi dan kepedulian jajaran BLK Sekayu dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam penguatan anggaran ke depan.

“Kami berharap anggaran pemeliharaan, rehabilitasi gedung, serta fasilitas BLK tetap dapat diusulkan dan diprioritaskan. Ini penting agar aset Pemkab Muba tidak mengalami kerusakan lebih berat dan tetap nyaman digunakan masyarakat untuk berlatih,” pungkasnya.

Melalui gerakan ini, Disnakertrans Muba menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menjaga marwah institusi dan memberikan pelayanan publik yang optimal. (*)