RIMAUNEWS.CO.ID, Palembang – Kekalahan Garudayaksa FC (3-2) atas Adhyaksa FC Banten dilaga pekan ke-14 kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, Minggu (4/1/2026) membuat klasemen sementara Grup A wilayah Barat kembali bergejolak dan persaingan merebut tiket promosi ke Super League (Liga 1) semakin ketat.
Pasalnya, akibat kekalahan tersebut membuat selisih poin di antara Garudayaksa FC di posisi puncak (28) dengan Adhyaksa FC Banten (26) di posisi runner hanya terpaut dua poin saja.
Begitu pula dengan Sumsel United diurutan ketiga (24) hanya selisih dua poin dari Adhyaksa FC Banten dan empat poin dari Garudayaksa FC.
Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar mengungkapkan, ketatnya persaingan dipapan atas klasemen sementara Grup A wilayah Barat justru membuat dirinya semakin semangat dan termotivasi.
“Ya, asik ini. Artinya terjadi kompetisi diantara tim yang ada di papan atas klasemen sementara, khususnya diposisi tiga besar. Jadi antara tim yang satu dengan lainnya saling mengalahkan,” ungkapnya, Selasa (6/1/2026).
Meski begitu, mantan pelatih Semen Padang FC menyikapi pergolakan di papan atas klasemen sementara Grup A Wilayah Barat dengan bijak dan mempersiapkan tim asuhannya sebaik mungkin menghadapi laga sisa putaran kedua ini.
“Mudah-mudahan tim kita tetap stabil dan tidak keluar dari posisi tiga besar hingga akhir putaran kedua ini,” harapnya.
Lebih lanjut dijelaskan arsitek asal Sumatera Barat ini, semua keinginan dan ambisi itu tidak bisa terjadi tanpa kebulatan tekad dari seluruh pemain.
“Bagaimana dia latihan dengan bagus dan tampil di pertandingan juga bagus. Sehingga dia bisa memastikan di setiap pertandingan bisa mendapatkan hasil maksimal,” ucapnya. (*)







