RIMAUNEWS.CO.ID, Muba – Dalam upaya nyata menekan angka penyalahgunaan narkotika di sektor produktif, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lingkungan Kerja.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kesbangpol Kabupaten Musi Banyuasin ini selama 2 hari Selasa dan Rabu 7-8 Februari 2026 dihadiri oleh pimpinan dan manajer HRD dari puluhan perusahaan yang beroperasi di wilayah Musi Banyuasin.
Komitmen Bersama untuk Lingkungan Kerja Sehat
Kepala BNNK Musi Rawas selaku Koordinator P4GN Kabupaten Musi Banyuasin, AKBP Abdul Rahman, S.T., menekankan urgensi kegiatan ini mengingat tingginya angka penyalahguna narkotika di kalangan pekerja. Berdasarkan data, dari 3,33 juta jiwa penyalahguna narkotika, sebesar 69,3% di antaranya berasal dari kalangan pekerja.
“Langkah preventif di lingkungan kerja sangat krusial agar produktivitas tetap terjaga dan pekerja terbebas dari jerat narkoba,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Musi Banyuasin, Drs. M. Thabrani Rizki, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 mengenai fasilitasi P4GN. “Pemerintah daerah berkomitmen penuh memfasilitasi setiap upaya pencegahan demi mewujudkan Muba Bersinar (Bersih Narkoba),” ujarnya.
Peran Strategis Sektor Ketenagakerjaan
Sementara itu Herryandi Sinulingga AP Selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, kami menegaskan bahwa lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba adalah hak setiap tenaga kerja sekaligus aset bagi perusahaan. Melalui rapat koordinasi ini, kami mengimbau seluruh perusahaan di Musi Banyuasin untuk aktif mengintegrasikan program P4GN ke dalam kebijakan internal perusahaan.
“Kerja sama antara pemerintah, BNN, dan sektor swasta adalah kunci. Kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga kerja di Muba tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan kesehatan mental yang kuat dengan menjauhi narkotika,” ungkap Kepala Disnakertrans Muba dalam sesi koordinasi tersebut.
Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret terkait pelaksanaan rencana aksi P4GN di masing-masing instansi dan perusahaan, guna mendukung keberlanjutan ekonomi daerah yang sehat dan aman dari ancaman narkoba.







