Paritrana Award, Bukti Kolaborasi Pemerintah Daerah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk Kesejahteraan Pekerja

RIMAUNEWS.CO.ID, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) bersama BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyerahkan Penghargaan Paritrana kepada pemerintah daerah, desa, dan badan usaha yang dinilai peduli terhadap jaminan sosial tenaga kerja, baik di sektor formal maupun informal. Penyerahan berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (27/8/2025).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Proses penilaian melibatkan sembilan orang juri dari berbagai unsur masyarakat.

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, memimpin langsung penyerahan penghargaan tersebut. Ia didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H. Edward Candra, yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Penilai, serta Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Muhidin.

Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepedulian terhadap pekerja, khususnya mereka yang berada di sektor informal. Menurutnya, perhatian terhadap jaminan sosial bagi pekerja informal menjadi salah satu indikator pembangunan berkeadilan.

“Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan menyerahkan langsung penghargaan ini sekaligus mengenal lebih dekat para pimpinan daerah dan pelaku usaha yang memberi perhatian kepada pekerja informal,” ujarnya.

Herman Deru juga berharap agar penerima penghargaan mempublikasikan capaian ini seluas mungkin, sehingga dapat menjadi motivasi bagi pihak lain untuk ikut peduli terhadap kesejahteraan tenaga kerja. Ia menekankan, jaminan sosial harus menjadi prioritas bersama.

“Saya sendiri pernah menerima Paritrana Award di tingkat nasional. Karena itu, saya ingin perusahaan-perusahaan dan pemerintah daerah di Sumsel menularkan kepeduliannya kepada mitra dan vendor agar pekerja informal lebih terlindungi,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas respons cepat dalam memberikan santunan kepada anak-anak pekerja yang meninggal dunia. Hal ini menunjukkan bahwa program jaminan sosial memiliki dampak nyata bagi keluarga pekerja.

“Saya mengapresiasi kesiapan BPJS dalam memberikan santunan pendidikan kepada anak-anak yang orang tuanya peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini sangat berarti,” katanya.

Herman Deru menegaskan, ke depan BPJS Ketenagakerjaan harus lebih proaktif agar perlindungan sosial dapat menjangkau seluruh pekerja, baik formal maupun informal. Ia mengajak pemerintah daerah untuk mendukung penuh program ini.

“Kalau ada kendala dalam pelaksanaan, segera koordinasikan dengan pemda. Kita ingin seluruh pekerja Sumsel mendapatkan perlindungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Muhidin, menjelaskan bahwa Paritrana Award bertujuan mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta meningkatkan kualitas layanan jaminan sosial. Menurutnya, ini adalah bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan badan usaha.

“Cakupan perlindungan tenaga kerja di Sumsel saat ini mencapai 2.789.917 orang, dengan persentase universal coverage 31,33 persen. Kita targetkan tahun ini bisa naik menjadi 51 persen,” paparnya.

Muhidin juga menegaskan tiga peran utama BPJS Ketenagakerjaan, yaitu perlindungan, pemberdayaan, dan pendidikan. Ia menyebutkan, salah satu manfaat program ini adalah beasiswa pendidikan hingga Rp 174 juta untuk dua anak peserta yang meninggal dunia.

“Program ini tidak hanya melindungi, tetapi juga memberdayakan dan memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak pekerja,” pungkasnya. (*)