RIMAUNEWS.CO.ID, Muara Enim – Sebanyak 1.656 pasangan di Kabupaten Muara Enim resmi memperoleh legalitas pernikahan melalui program Isbat Nikah Massal MEMBARA. Program yang telah berlangsung selama beberapa bulan ini ditutup secara resmi oleh Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., pada Kamis (11/12) di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS).
Kegiatan penutupan turut dihadiri Wakil Bupati Ir. Hj. Sumarni, M.Si., Ketua TP PKK Muara Enim Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., serta jajaran perangkat daerah dan tamu undangan. Suasana acara berlangsung meriah karena dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Muara Enim, yang semakin semarak dengan penampilan peragaan busana Batik Petule—karya budaya khas Muara Enim yang menonjolkan motif elegan, berkarakter, dan penuh warna.
Ajang peragaan busana ini juga memperebutkan Piala Heni Pertiwi Edison, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya lokal dan penguatan identitas daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Edison menyampaikan apresiasi atas suksesnya program isbat nikah MEMBARA serta manfaat besar yang dirasakan masyarakat.
“Dengan berakhirnya program isbat nikah massal MEMBARA, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin sejahtera, harmonis, dan memiliki kepastian hukum dalam kehidupan berkeluarga,” ujarnya.
Bupati juga memberikan penghargaan kepada Pengadilan Agama, Kementerian Agama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta seluruh panitia dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muara Enim atas kerja sama dan dedikasinya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati menekankan pentingnya pelestarian Batik Petule, yang terinspirasi dari sayur oyong (petule) khas Desa Banuayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku. Menurutnya, batik ini akan terus didorong menjadi ikon fashion Kabupaten Muara Enim.
Lebih lanjut, Bupati Edison juga mengangkat makna dari peringatan Hari Ibu.
“Hari Ibu bukan hanya perayaan, melainkan momentum refleksi dan penghargaan atas peran perempuan. Kasih sayang, pengorbanan, dan keteguhan seorang ibu adalah fondasi utama dalam membangun bangsa,” tegasnya.
Kemeriahan acara menegaskan komitmen Pemkab Muara Enim dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, melestarikan budaya, dan memberikan penghormatan bagi peran perempuan dalam kehidupan masyarakat. (*)






