RIMAUNEWS.CO.ID, Muba – Komisi III DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sanga Desa, Selasa (3/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung sejumlah kerusakan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Adapun lokasi yang ditinjau meliputi jalan kabupaten dan jalan desa yang rusak, Masjid Agung At-Taqwa, Gedung TK Bina Cerdas Ceria, serta Rumah Dinas Guru (RDG) SD Negeri Tanjung Raya. Selain itu, Komisi III juga meninjau kerusakan akibat longsor di sepanjang bantaran (DAS) Sungai Musi.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dan aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah diterima Komisi III DPRD Muba, guna mempercepat upaya perbaikan dan pembangunan.
Anggota Komisi III DPRD Muba, Suito Kosim, S.IP, mengatakan pihaknya sangat serius menindaklanjuti keluhan warga, khususnya terkait infrastruktur dasar dan fasilitas publik.
“Kami bertiga dari Komisi III hari ini turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya. Keluhan masyarakat yang disampaikan melalui kepala desa akan kami tindaklanjuti dan usahakan segera direalisasikan,” ujar Suito, didampingi Evra Hariadhy, SE dan Rustam.
Ia menjelaskan, beberapa hal yang menjadi prioritas antara lain rehabilitasi dan penataan halaman Masjid Agung Tanjung Raya, perbaikan jalan kabupaten dan jalan desa melalui penanganan tanggap darurat, serta rehabilitasi gedung sekolah dan rumah dinas guru.
“Untuk jangka pendek akan dilakukan tanggap darurat, selanjutnya akan dianggarkan untuk pembangunan permanen. Titik-titik yang menjadi kewenangan Komisi III akan kami jadwalkan untuk ditinjau dan dibahas lebih lanjut,” jelasnya.
Terkait longsor di sepanjang bantaran Sungai Musi, Suito menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar, mengingat kewenangan penanganannya berada di pemerintah pusat.
“Yang bisa direalisasikan melalui Pokok Pikiran (Pokir) Dewan akan segera kami dorong. Untuk program yang masuk anggaran daerah, akan kami koordinasikan dengan dinas terkait agar segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Senada disampaikan Evra Hariadhy. Ia menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap kerusakan jalan agar tidak menghambat aktivitas masyarakat.
“Minimal ketika ada kerusakan jalan, pemerintah daerah dan pihak terkait harus segera melakukan penanganan tanggap darurat terlebih dahulu,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.
Sementara itu, anggota Komisi III lainnya, Rustam, menyebut laporan kerusakan gedung sekolah menjadi perhatian serius DPRD Muba.
“Kami menerima informasi dari Kepala Desa Tanjung Raya terkait kondisi gedung TK, rumah dinas guru, dan jalan desa yang rusak parah. Ini menjadi atensi kami agar segera direalisasikan perbaikannya,” ungkap Rustam.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Tanjung Raya, Sulaiman, SH, memaparkan sejumlah persoalan infrastruktur yang dihadapi warganya, termasuk kerusakan jalan penghubung antar kecamatan Sanga Desa dan Plakat Tinggi.
“Kerusakan jalan mencakup jalan kabupaten hingga jalan di dalam desa. Saat hujan, drainase yang rusak menyebabkan air meluap ke permukiman warga. Kami sangat membutuhkan pembangunan jembatan, box culvert, serta rehabilitasi gedung TK Bina Cerdas Ceria dan rumah dinas guru SDN Tanjung Raya secepatnya,” tuturnya. (ril)






